Artis : Handrio

Handrio lahir tahun 1926 di Purwakarta. Ia mengawali karir seni lukisnya lewat belajar pada Basuki Abdullah. Selanjutnya pada masa Jepang belajar pada sudjojono dan Agus Djaja di Keimin Bunka Shidoso serta Poetera di Jakarta. Pada mulanya lukisan - lukisan Handriodalam gaya realisme dan Surrealisme. Tahun 1950-an Handrio telah berubah pada gaya semi abstrak, yang secara analitik memecah - mecah bentuk dalam bidang geometrik. Gaya demikian merupakan ungkapan yang berbeda dengan pelukis - pelukis Yogyakarta pada masa itu yang umumnya melukis tema - tema kerakyatan dalam gaya realisme sampai ekspresionisme dan dekoratif. Dalam gaya semi abstrak itu, ia banyak menganalisis bentuk - bentuk objek stileven dan alat - alat musik. Dalam perkembangannya pada akhir tahun 1960-an, bentuk - bentuk itu hilang menjadi ruang - ruang geometrik yang dinamis dan kompleks. Puncak pencapaian gaya abstrak Handrio terjadi pada tahun 1980-an. Ruang, bidang, dan warna dalam lukisannya merupakan pencitraan karakter konstruksi elemen - elemen itu sendiri. Dalam ungkapan tersebut yang hadir adalah dinamika, irama, kerumitan, kekokohan, balans, atau citra - citra yang lain.