Lukisan : Lembah Ngarai (Wakidi - 1977)

Title : "Lembah Ngarai"

Artist : Wakidi

Year : 1977

Cat minyak pada kanvas

Ukuran 200 x 120 cm

Dalam lukisan "Lembah Ngarai" ( 1977 ) ini , Wakidi menampilkan stereotip Mooi Indie dengan kekhasannya. Lembah dan ngarai berlekuk-lekuk bermandikan cahaya dengan gunung sebagai latar belakang menggambarkan suasana yang tenang dan damai. Irama alam itu menjadi penuh pesona dengan munculnya gugusan pohon-pohon yang menghutan, rumah-rumah yang tersembul dari dusun, susunan sawah-sawah, dan kelokan sungai-sungai yang bercahaya. Dengan gaya naturalisme itu, Wakidi sebagai pelukis pemandangan mempunyai pilihan objek dan warna lembut yang telah dikenal luas oleh masyarakat.

Pada pelukis-pelukis priayi di masa kolonial Belanda, paradigma estetik Mooi Indie yang mengungkapkan romantisisme eksotis, sangat mendukung pandangan kultural mereka yang sangat menekankan pada nilai-nilai harmonis. Lukisan Wakidi yang naturalis itu juga merupakan adaptasi dan pengaruh dari  pelukis-pelukis Belanda yang datang ke Indonesia pada awal abad ke-20. Mereka membawa mashab Haagseschool, yaitu lukisan pemandangan dari Den Haag yang terpengaruh pelukis-pelukis pemandangan Barbizon.

Karya Wakidi ini merupakan manifestasi dari tipe ideal umumnya yang dikembangkan pelukis-pelukis Mooi Indie dalam menggambarkan alam. Dalam lukisan mereka, selalu terungkap suasana ketenangan yang menghijau lewat lembah-lembah dan gunung, sawah-sawah dan pepohonan, telaga, laut, dan ombaknya. Suasana ketenangan itu tidak lain adalah dunia ideal yang utuh dan tidak tepecah-pecah, seperti yang selalu dibayangkan oleh orang-orang romantis.