Lukisan : Beratapan Langit dan Bumi Amparan (A.D. Pirous - 1990)

Title : "Beratapan Langit dan Bumi Amparan"

Artist : A.D. Pirous

Year : 1990

Media campuran

Ukuran 100 x 150 cm

A.D. Pirous dikenal dengan karya-karyanya yang bernafaskan spiritual islami. Pengungkapannya dalam lukisan lewat konstruksi struktur bidang-bidang dengan latar belakang warna yang memancarkan berbagai karakter imajinatif. Dengan prinsip penyusunan itu, pelukis ini sangat kuat sensabilitasnya terhadap komposisi dan pemahaman yang dalam berbagai karakter warna. Nafas spiritual suatu ketika muncul dalam imaji warna yang terang, saat yang lain bisa dalam warna rdup syahdu, atau juga bisa muncul dalam kekayaan warna yang menggetarkan. Sentuhan ragam hias etnis Aceh, yang memuat ornamen-ornamen atau motif Buraq, juga memberi nafas sosiokultural yang islami dalam lukisannya. Sebagai puncak kunci nafas spiritual itu, adalah aksentuasi kaligrafi Arab yang melafaskan ayat-ayat Suci Al-Qur'an.

Dalam Lukisan "Beratapan Langit dan Bumi Amparan ( QS. Al Baqarah:22 )", 1990, ini Pirous juga menghadirkan spritualitas yang menyentuh. Latar belakang biru ultramarin membawa imaji tentang kedalaman kosmos yang terhingga. Di atas, menyembul bagian dari potongan bidang oker yang mencitarakan suatu massa langit. Di bawah, dua bidang putih dengan kaligrafi Al Qur'an tegak menjadi pondasi yang kokh untuk citra bumi. Diantara imaji tentang langit dan bumi itu, suatu garis putih yang serupa cahaya membelah vertikal melewati kedalaman kosmos. Dengan berbagai karakter yang dapat dibaca lewat fenomena tekstual tersebut, maka garis yang serupa cahaya itu dapat ditafsirkan sebagai cahaya keilahian yang menghubungkan langit dan bumi. Dalam lukisan-lukisan yang lain, pelukis ini sering membangun suasana alam untuk memberi latar belakang yang kuat yang berhubungan dengan ayat-ayat Al Qur'an dalam lukisannya. Lewat penyusunan bidang-bidang, ruang, dan warna-warna tertentu, suasana dalam lukisan dapat memantulkan senja yang temaram, pagi yang jernih, ataupun malam yang syahdu. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Pirous juga berhasil mengembangkan seni lukis abstrak yang simbolis. Semua eksplorasi ide, medium, dan teknis tersebut akhirnya tidak hanya sekedar menempatkan Pirous sebagai pelukis kaligrafi yang handal, tetapi lebih jauh lagi mempertegas pencapaiannya sebagai pelukis spiritual islami.