Pameran Tetap

 

Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia dikuratori oleh dua kurator GNI, Suwarno Wisetrotomo dan Citra Smara Dewi. Sejak kembali dibuka pada 7 Oktober 2015 hingga sepanjang tahun 2016, pameran ini menampilkan 109 koleksi permanen Galeri Nasional Indonesia yang menjadi koleksi negara (state collections). Sebagian besar merupakan hasil karya para maestro dan perupa tersohor seperti Raden Saleh, Wakidi, S. Sudjojono, Affandi, Basoeki Abdullah, Hendra Gunawan, Otto Djaja, Popo Iskandar, Srihadi Soedarsono, Widayat, Djoko Pekik, Eddie Hara, Heri Dono, Jim Supangkat, Dede Eri Supria, Tisna Sanjaya, Krisna Murti, Anusapati, Mella Jaarsma, dan karya perupa internasional antara lain Victor Vasarely, Wassily Kandinsky, Hans Arp, Zao Wou-Ki, Hans Hartung, dan Sonia Delaunay.

Pameran Tetap disajikan dengan penataan berdasarkan periodisasi perjalanan seni rupa Indonesia yang terbagi dalam dua bagian besar, yaitu Galeri 1 dan Galeri 2, yang secara keseluruhan terdiri dari 11 ruang dengan dilengkapi teks informasi (cetak dan multimedia).

 

Galeri 1

Menampilkan Seni Rupa Modern Indonesia dan Internasional, yang terbagi menjadi tujuh ruang. Diantaranya:

Ruang 1                              :     Koleksi Internasional;

Ruang 2                              :     Raden Saleh Sjarif Bustaman (1807–1880);

Ruang 3                              :     Mooi Indie dan Persagi (1920–1942);

Ruang 4 dan 5                   :     Era Pendudukan Jepang, Kemerdekaan Republik Indonesia, dan Lahirnya Era Sanggar (1942–1945); serta

Ruang 6 dan 7                   :     Era Akademi Seni Rupa (1947–sekarang).

 

Galeri 2

Galeri 2 terbagi menjadi empat ruang. Diantaranya:

Ruang 8 dan 9                   :     Gerakan Seni Rupa Baru,

Ruang 10 dan 11              :     Seni Rupa Kontemporer Indonesia.

 

Pengunjung dapat mengakses Pameran Tetap setiap hari Selasa hingga Minggu (kecuali libur nasional), pukul 09.00 – 16.00 WIB, di Gedung B lantai 2. Tidak hanya mengapresiasi, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas edukasi berupa pemanduan oleh pemandu dan edukator.

Pada penghujung 2016, GNI melakukan Penataan Pameran Tetap, perbaikan data, perbaikan kondisi ruang pamer, juga penambahan tiga koleksi untuk dipamerkan di Pameran Tetap. Diantaranya karya Hanafi, Oscar Motuloh, dan Siti Adiati. Pameran Tetap dengan kondisi baru ini dapat diakses pengunjung mulai 2017.

 

Koleksi Lengkap Karya Seni Galeri Nasional Indonesia