Press Release : Lomba Drawing 2018

 

Sebagai lembaga di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Galeri Nasional Indonesia mengemban misi untuk meningkatkan layanan edukasi di bidang karya seni rupa serta memiliki fungsi untuk melaksanakan layanan edukasi di bidang karya seni rupa. Layanan edukasi tersebut dikemas dalam berbagai program, salah satunya melalui kegiatan Lomba Drawing Asian Games “Energy of Asia”. Lomba ini merupakan hasil kerja sama Galeri Nasional Indonesia dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, serta Museum Sriwijaya Provinsi Sumatera Selatan. Lomba tersebut mengangkat tema Asian Games “Energy of Asia”. Tema ini dipilih dalam rangka perhelatan internasional di Jakarta dan Palembang yaitu Asian Games 2018 yang mengetengahkan tema yang sama.

Diselenggarakan pada 28 Agustus 2018 di Museum Sriwijaya Provinsi Sumatera Selatan, Lomba Drawing Asian Games Energy of Asia diikuti para siswa SMA/SMK/MA sederajat yang berada di Kota Palembang. Para peserta diberi waktu tiga jam untuk membuat karya drawing secara langsung di lokasi acara. Karya drawing para peserta dinilai oleh tiga juri yaitu Asikin Hasan (Kurator Galeri Nasional Indonesia), Marta Astra Winata (Seniman Palembang), dan Suteja (Praktisi Pendidikan Seni Rupa). Juri menilai karya peserta dengan mempertimbangkan asepk kesesuaian tema dengan karya drawing, dan estetik.  Lima peserta dengan karya yang sesuai dengan kriteria penilaian dipilih menjadi Pemenang Terbaik Tanpa Jenjang dan berhak mendapatkan Piagam Penghargaan serta Hadiah Pembinaan dengan nilai total 25 juta rupiah.

Lomba Drawing Asian Games Energy of Asia diharapkan Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto dapat memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk menanamkan sikap kerja sama, solidaritas, dan sportivitas yang mampu membentuk insan dan ekosistem seni rupa yang berkarakter. Selain itu, “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pelajar khususnya di Kota Palembang untuk menggali potensi serta mengasah kreativitas khususnya dalam berkarya drawing,” pungkasnya.

 

 

Jakarta, 28 Agustus 2018