Press Release : Bicara Rupa Perempuan, Pandemi, dan Teknologi

 

Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI”, sebuah program pameran daring pertama Galeri Nasional Indonesia di masa pandemi Covid-19, telah disajikan kepada publik sejak 8 Agustus 2020 melalui laman https://galnasonline.id/. Pameran ini menampilkan 217 karya video dari 204 peserta yang berasal dari Indonesia dan mancanegara, dengan berbagai latar belakang profesi, yang tinggal di Indonesia selama pandemi Covid-19.

Sebagai penajaman wacana, pameran ini telah dilengkapi dengan beberapa kali program publik yang mengangkat tema-tema berbeda, namun tetap relevan dengan konsep pameran. Para ahli di berbagai bidang diundang sebagai narasumber untuk memberikan cara pandang yang lebih luas dalam merespons pameran. Program publik pertama pameran ini adalah Kurator Bicara Pameran Daring MANIFESTO VII “PANDEMI”, kemudian Bicara Rupa Gagasan Kuratorial Manifesto VII “PANDEMI”: Tentang Kemungkinan dan Ketidak-mungkinannya, serta yang ketiga adalah Bicara Rupa Ontologi Layar: Representasi dalam Praktik Seni dan Budaya Media di Tengah Pandemi. Kini sebagai program publik keempat akan digelar Bicara Rupa dengan tajuk Perempuan, Pandemi, & Teknologi pada Minggu, 29 November 2020 pukul 14.00 via Zoom dan live Facebook Galeri Nasional Indonesia.

Dipandu moderator Zamrud Setya Negara (Pranata Humas Ahli Muda Galeri Nasional Indonesia), acara ini menghadirkan lima narasumber antara lain: Pustanto (Kepala Galeri Nasional Indonesia), Citra Smara Dewi (Kurator Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI”), Indah Arsyad (Perupa Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI”), Ikhaputri Widiantini (Peneliti Feminisme dan Perempuan dalam Seni, Dosen Prodi Ilmu Filsafat, FIB, UI), serta Lola Amaria (Produser & Sutradara). Kelima narasumber tersebut akan mengulas tentang bagaimana Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI” dilihat dari “spirit keperempuanan”, baik dalam konteks bagaimana seniman perempuan merespons konsep pameran dengan karya-karya berbasis teknologi/new media art, maupun tentang bagaimana peran pameran ini dilihat dari sisi historis, estetis, filosofis, dan kajian.

Menanggapi acara ini, Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto mengatakan bahwa tema-tema perempuan memang selalu menarik untuk diangkat dalam seni rupa, baik dari sisi estetis, karakter, maupun problem sosial terkait perannya. Dan uniknya, bukan hanya seniman perempuan yang mengangkat soal perempuan, seniman laki-laki pun juga memunculkan persoalan-persoalan yang dihadapi para perempuan. Program ini dimaksudkan untuk lebih menegaskan peran seniman perempuan dalam merespons kondisi terkini sekaligus memahami perasaan, pikiran, dan pemaknaan mereka melalui karya-karyanya. “Semoga program ini dapat menjadi penyemangat bagi para seniman, khususnya seniman perempuan untuk terus berkarya, menajamkan pewacanaan karyanya, memperluas cara pandang, sekaligus menumbuhkan semangat untuk berinovasi seiring laju perkembangan zaman,” ujarnya.

-----

Tentang Pameran MANIFESTO
Pameran MANIFESTO diinisiasi dan diselenggarakan oleh Galeri Nasional Indonesia untuk pertama kali di tahun 2008, dalam rangka menyambut peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional. Berlanjut ke MANIFESTO kedua “Percakapan Masa” (2010), MANIFESTO #3 “ORDE dan KONFLIK” (2012), MANIFESTO No.4 “Keseharian” (2014), MANIFESTO V “ARUS” (2016), MANIFESTO 6.0 “MULTIPOLAR: Seni Rupa Setelah 20 Tahun Reformasi” (2018), dan kini MANIFESTO VII “PANDEMI”. MANIFESTO pertama hingga keenam digelar di Galeri Nasional Indonesia. Sedangkan MANIFESTO ketujuh diselenggarakan secara daring dan disajikan melalui laman https://galnasonline.id/. Tujuan dari gelaran MANIFESTO adalah untuk memetakan perkembangan seni rupa di Indonesia, yang kemudian diwujudkan sebagai manifesto atau pernyataan sikap dalam ekspresi seni rupa.

-----

BICARA RUPA
Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI”
PEREMPUAN, PANDEMI, & TEKNOLOGI

Minggu, 29 November 2020 | 14.00 WIB
via Zoom dan live Facebook Galeri Nasional Indonesia

Narasumber
*Pustanto (Kepala Galeri Nasional Indonesia)
*Citra Smara Dewi (Kurator Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI”)
*Indah Arsyad (Perupa Pameran Daring Manifesto VII “PANDEMI”)
*Ikhaputri Widiantini (Peneliti Feminisme dan Perempuan dalam Seni, Dosen Prodi Ilmu Filsafat, FIB, UI)
*Lola Amaria (Produser & Sutradara)

Moderator
Zamrud Setya Negara (Pranata Humas Ahli Muda Galeri Nasional Indonesia)

-----
*Pendaftaran Zoom klik: https://bit.ly/perempuan-pandemi-teknologi
*Password Zoom akan diinfokan kepada email peserta terdaftar
*Peserta harap bergabung di Zoom 15 menit sebelum acara
*Peserta Zoom mendapatkan e-sertifikat
*Link Facebook live Galeri Nasional Indonesia https://bit.ly/liveFB-perempuan-pandemi-teknologi