Berita : Manifesto 6.0 MULTIPOLAR Resmi Dibuka

Pameran Manifesto 6.0 “MULTIPOLAR: Seni Rupa Setelah 20 Tahun Reformasi” resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Arie Budhiman pada Rabu malam, 2 Mei 2018 di Gedung A Galeri Nasional Indonesia. “Galeri Nasional Indonesia kembali menjadi rumah bagi para perupa untuk menunjukkan kreativitas dalam berkarya. Sangat pantas jika pameran ini mendapatkan apreasiasi yang tinggi, karena banyak karya menarik yang menggabungkan unsur seni rupa dengan new media,” ujar Arie.

 

Momentum dua puluh tahun pascareformasi menjadi konsep besar yang direspon 61 perupa dari enam provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Para perupa tersebut menyajikan 61 karya dengan beragam media. Tampak karya lukis, patung, keramik, grafis, fotografi, mural, video art, hingga karya-karya instalasi yang menggunakan teknologi multimedia. Uniknya, ada karya-karya yang sifatnya eksperimental, hasil riset, dan karya interaktif yang mampu menarik perhatian pengunjung. Dipamerkan di tiga gedung sekaligus yaitu Gedung A, B, dan D, karya-karya tersebut ditata berdasarkan lima kategori. Diantaranya sosial, politik, dan lingkungan; budaya pop dan keseharian; spiritualitas, psikologi, dan psikoanalisa; new media art; dan yang terakhir sejarah dan kritik seni. Tema-tema ini tentunya akan membuat pengunjung mendapatkan pengetahuan lebih dan melatih berpikir kritis, sembari menikmati keindahan visual karya seni rupa.

 

Pameran Manifesto 6.0 “MULTIPOLAR” masih berlangsung hingga 17 Mei 2018, pukul 10.00-19.00 WIB. Pameran ini terbuka untuk umum dan bebas biaya. Sebagai rangkaian acara juga telah digelar Diskusi Panel pada Kamis, 3 Mei 2018.

 

 

*dst/dsy/GNI