Press Release : Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia” dalam Rangka PKN 2019

 

Dalam rangka Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2019 bertajuk "Ruang Bersama #indonesiabahagia" yang diselenggarakan pada 7-13 Oktober 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Galeri Nasional Indonesia (GNI) menggelar Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia”. Pameran ini merupakan bentuk partisipasi GNI dalam menyemarakkan PKN sesuai dengan fungsi GNI sebagai lembaga budaya negara yang melaksanakan kemitraan, pameran, dan layanan edukasi di bidang seni rupa.

Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia” menampilkan keragaman ekspresi manusia Indonesia dari berbagai latar belakang wilayah melalui multiinterpretasi wajah. Hal tersebut diterjemahkan ke dalam 41 karya seni rupa berupa lukisan, keramik, dan drawing, yang merupakan hasil olah artistik 41 perupa dari 20 provinsi di Indonesia (terlampir), antara lain Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Maluku. Selain itu, juga ditampilkan karya-karya sketsa serta video dokumentasi sketsa hasil kegiatan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018, video dokumentasi karya koleksi Galeri Nasional Indonesia, dan video dokumentasi karya Festival Seni Rupa Anak Indonesia “Main”, yang dipilih berdasarkan pertimbangan kuratorial.

Dipaparkan Kurator pameran, Sudjud Dartanto dan Teguh Margono, pameran ini dengan sengaja memberi perhatian pada pokok wajah. Hal itu terkait dengan semangat tema umum Pekan Kebudayaan Nasional 2019 yang menampilkan berbagai hasil produk kebudayaan, termasuk dalam konteks pameran ini adalah tafsir wajah dalam praktik seni rupa sebagai produk kebudayaaan di Indonesia. “Wajah Indonesia” dimaksudkan untuk membuka apresiasi atas keragaman ekspresi dari para seniman, serta mengenali berbagai tafsir wajah manusia Indonesia secara lebih personal.

“Kita tahu tradisi menggambar/melukis atau merepresentasikan wajah/potret ini dinamis. Dalam ranah seni rupa/visual, penggambaran wajah/potret mengalami puncak ‘realisme/realistik’-nya pada era revolusi fisik, dan sebelumnya dengan citra ‘molek’ pada era romantisisme di Hindia Belanda saat nama Indonesia belum ada,” kata Sudjud. “Melalui wajah dalam bahasa rupa, kita akan mendapat pengetahuan tentang berbagai gagasan penggambaran wajah. Selain itu kita juga dapat ikut merasakan ekspresi yang ditimbulkan oleh para perupanya dengan lebih personal, melalui bahasa material, ungkapan warna, karakter garis, bentuk tekstur, berbagai ritme, dan irama komposisi,” lanjutnya.

Selain pameran, gelaran ini juga diramaikan dengan “Sketsa Bersama Publik” oleh sketchers dan Komunitas Sketsa Indonesia. Acara yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat umum ini berlangsung selama pameran. “Sketsa Bersama Publik” mengajak para pengunjung PKN terutama pengunjung Pameran “Wajah Indonesia” untuk sketsa bersama merespons suasana atau peristiwa selama PKN berlangsung.

Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto berharap, pameran yang mengeksplorasi beragam medium ini dapat memberikan inspirasi, memicu sikap kritis, memunculkan motivasi, serta mengembangkan kreativitas, baik dalam bidang seni rupa maupun bidang-bidang lainnya. “Lewat pameran ini, publik juga diharapkan dapat memaknai kembali identitas Indonesia yang terangkum dalam ‘wajah-wajah Indonesia’ yang ditampilkan lewat karya seni rupa. Dari ‘wajah-wajah’ yang beragam tersebut, diharapkan muncul adanya sikap saling pengertian dan saling menghargai sehingga dapat terwujud cita-cita menuju Indonesia Bahagia,” ucapnya.

 

-----------------

 

KURATOR

Sudjud Dartanto dan Teguh Margono

 

 

KARYA DAN SENIMAN

  • 41 karya lukisan, keramik, dan drawing hasil olah artistik 41 perupa (terlampir) dari 20 provinsi di Indonesia, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Maluku.
  • Karya-karya sketsa hasil kegiatan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018.
  • Video dokumentasi sketsa hasil kegiatan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018.
  • Video dokumentasi karya koleksi Galeri Nasional Indonesia.
  • Video dokumentasi karya Festival Seni Rupa Anak Indonesia “Main”.

 

PEMBUKAAN PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL 2019
(Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia” merupakan salah satu rangkaian kegiatan PKN 2019, sehingga pembukaan dijadikan satu dengan Pembukaan PKN 2019)

Senin, 7 Oktober 2019

Pukul 19.00

di Panggung Nusantara Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

Registrasi mengikuti acara Pembukaan Pekan Kebudayaan Nasional di https://pkn.kebudayaan.id/

 

 

PAMERAN
7-12 Oktober 2019

Pukul 10.00 – 22.00

di Ruang Anggrek I Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

 

 

RANGKAIAN ACARA
“Sketsa Bersama Publik” oleh sketchers dan Komunitas Sketsa Indonesia

7-12 Oktober 2019

Pukul 10.00 – 16.00

Titik kumpul: di Ruang Anggrek I (Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia”), Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

 

 

-----------------

 

Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia” merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional 2019.

 

Informasi lengkap tentang Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di sini:

https://pkn.kebudayaan.id/

 

Jadwal lengkap acara dalam Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di sini:

https://pkn.kebudayaan.id/jadwal-acara/

 

Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia” ada di sini:

https://pkn.kebudayaan.id/ruang-muka/

 

 

Pindai QR Code untuk unduh katalog Pameran Seni Rupa “Wajah Indonesia”