Berita : Yuk, Bersama Menggambar Sketsa!

<img alt="\\\&quot;\\\&quot;" data-cke-saved-src="\\\" src="\\\&quot;http://galeri-nasional.or.id/new/upload/Dok.%20GNI%20%282%29.JPG\\\&quot;" style="\\\&quot;width:" 700px;="" height:="" 467px;\\\"="">

\r\n\r\n

KamiSketsa, program publik terbaru Galeri Nasional Indonesia telah dilaksanakan untuk pertama kalinya pada 19 Oktober 2017. Program yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggambar sketsa secara bersama-sama ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Para peserta lintas usia yang terdiri dari seniman, mahasiswa, dan juga masyarakat umum dari wilayah Jakarta, Serang, bahkan Bima (NTB) dan Australia, tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses kegiatan.

\r\n\r\n

Dipandu fasilitator yaitu Kasie Pameran dan Kemitraan Galeri Nasional Indonesia Zamrud Setya Negara, para peserta diajak untuk berdiskusi santai terlebih dulu sebelum memulai menggambar sketsa. Dalam sesi diskusi ini, para peserta berbagi pengetahuan seputar teknik menggambar sketsa, bermacam jenis alat menggambar sketsa, serta bertukar pengalaman dalam menggambar sketsa.

\r\n\r\n

Kunci menggambar sketsa menurut Zamrud adalah keberanian dan ‘rasa’. “Salah kalau tidak berani mencoba menggambar sketsa. Kalau sudah berani menggambar sketsa, gunakan ‘rasa’ untuk mendapatkan gambaran sketsa yang terbaik,” ungkapnya.

\r\n\r\n

Usai diskusi santai, tim fasilitator Galeri Nasional Indonesia membagikan alat-alat menggambar sketsa berupa clipboard berbahan kayu sebagai alas menggambar sketsa, kertas putih, serta alat tulis seperti spidol, ballpoint, lidi dan tinta cina, kuas, juga drawing pen. Khusus untuk alat tulis, peserta dapat memilih sendiri alat tulis yang dirasa nyaman untuk menggambar sketsa.

\r\n\r\n

Berbekal peralatan menggambar sketsa, peserta kemudian bereksplorasi memilih objek sketsa di dalam lingkungan Galeri Nasional Indonesia. Ada yang memilih objek gedung, tanaman, manusia, dan benda-benda lainnya. Setelah puas menggambar sketsa, para peserta mengumpulkan hasil sketsanya kepada tim fasilitator. Sketsa-sketsa tersebut dipajang di dinding ruang basecamp KamiSketsa di Galeri Nasional Indonesia.

\r\n\r\n

Zamrud berharap dengan ditempelnya hasil sketsa para peserta, hal tersebut dapat memotivasi masyarakat untuk turut bergabung dalam program KamiSketsa selanjutnya, serta dapat memberikan inspirasi bagi publik untuk menggalakkan gerakan menggambar sketsa sehingga seni sketsa khususnya dan seni rupa Indonesia umumnya semakin dicintai dan terus berkembang.

\r\n\r\n

 

\r\n\r\n

*dsy/GNI

\r\n