Berita : Workshop Melukis Tas Kanvas Bersama Penyandang Disabilitas

Galeri Nasional Indonesia (GNI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas dan fungsi diantaranya melaksanakan layanan Edukasi di bidang Seni Rupa. Layanan edukasi tersebut dilaksanakan dalam bentuk Program Bimbingan dan Edukasi untuk Pelajar, Mahasiswa, Guru, Perupa, Komunitas Seni Rupa, dan Masyarakat umum dalam rangka memperluas dan menambah wawasan tentang seni rupa dan segenap aspek terkait. Kegiatan ini rutin dilaksanakan baik di GNI ataupun di beberapa wilayah provinsi di Indonesia. Seperti Jakarta, Serang (Banten), Bandung (Jawa Barat), Sukabumi (Jawa Barat), Banyumas (Jawa Tengah), Pasuruan (Jawa Timur), Malang (Jawa Timur), Bekasi (Jawa Barat), Tasikmalaya (Jawa Barat), Cimahi (Jawa Barat), Solo (Jawa Tengah), Padang (Sumatera Barat), dan Jambi.

Kali ini, Program Bimbingan dan Edukasi kembali hadir sebagai satu rangkaian acara pada perhelatan Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan “Senandung Ibu Pertiwi”. Berbeda dari sebelumnya, Program Bimbingan dan Edukasi yang diselenggarakan pada Kamis, 10 Agustus 2017 di Ruang Serbaguna Galeri Nasional Indonesia ini mengajak pelajar serta masyarakat umum penyandang disabilitas dari beberapa sekolah serta komunitas penyandang disabilitas di wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya dalam memberi wadah kreativitas  bagi para disabel.

Galeri Nasional Indonesia (GNI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas dan fungsi diantaranya melaksanakan layanan Edukasi di bidang Seni Rupa. Layanan edukasi tersebut dilaksanakan dalam bentuk Program Bimbingan dan Edukasi untuk Pelajar, Mahasiswa, Guru, Perupa, Komunitas Seni Rupa, dan Masyarakat umum dalam rangka memperluas dan menambah wawasan tentang seni rupa dan segenap aspek terkait. Kegiatan ini rutin dilaksanakan baik di GNI ataupun di beberapa wilayah provinsi di Indonesia. Seperti Jakarta, Serang (Banten), Bandung (Jawa Barat), Sukabumi (Jawa Barat), Banyumas (Jawa Tengah), Pasuruan (Jawa Timur), Malang (Jawa Timur), Bekasi (Jawa Barat), Tasikmalaya (Jawa Barat), Cimahi (Jawa Barat), Solo (Jawa Tengah), Padang (Sumatera Barat), dan Jambi.

Kali ini, Program Bimbingan dan Edukasi kembali hadir sebagai satu rangkaian acara pada perhelatan Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan “Senandung Ibu Pertiwi”. Berbeda dari sebelumnya, Program Bimbingan dan Edukasi yang diselenggarakan pada Kamis, 10 Agustus 2017 di Ruang Serbaguna Galeri Nasional Indonesia ini mengajak pelajar serta masyarakat umum penyandang disabilitas dari beberapa sekolah serta komunitas penyandang disabilitas di wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya dalam memberi wadah kreativitas bagi para penyandang disabilitas.

Konsep Program Bimbingan dan Edukasi ini juga disesuaikan bagi para peserta disable. Awalnya mereka diberi motivasi yang dibawakan oleh Sadikin Pard (Perupa Penyandang Disabiltas). Selanjutnya para peserta diberi pengetahuan tentang seni rupa oleh narasumber lainnya, yaitu Moelyono (Perupa), Tri Yuli Prasetyo (Pendidik Seni), dan Zamrud Setya Negara (Kepala Sie Pameran dan Kemitraan Galeri Nasional Indonesia). Melalui materi yang dibawakan oleh narasumber tersebut maka para peserta dapat termotivasi serta mengetahui teknis jitu mengolah medium cat tekstil, mengenali karakter lukisan, mempelajari teknik melukis, hingga memperhatikan karakter medium (alat dan bahan).

Penyelenggaraan “Workshop Melukis Tas Kanvas bersama Disabel” ini diharapkan dapat mempererat jalinan kerjasama yang baik antar lembaga pendidikan dan kebudayaan, khususnya Galeri Nasional Indonesia dengan Sekolah Luar Biasa, Komunitas penyandang disabilitas, dan instansi terkait. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana/wadah untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang seni lukis serta mengangkat potensi peserta lewat media seni rupa. Sekaligus sebagai jembatan strategis yang menjadi sarana unjuk diri jika penyandang disabilitas juga merupakan insan industri kreatif.

*fii/GNI