Berita : Eksplorasi Media Pewarnaan Sketsa Kini

 

Bertempat di Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia, workshop KamiSketsa GalNas edisi Kamis (4/10/2018) dipandu oleh Nashir Setiawan dan Kris Wardhana (sketchers), didampingi Tim KamiSketsa GalNas. Kali ini mengangkat tema eksplorasi penggunaan copic, air brush, dan soft pastel sebagai media pewarnaan sketsa.

Nashir dan Kris menjelaskan, sketsa tak lagi mengutamakan fungsi sketsa yang hanya merupakan bagian dari sebuah studi atau rencana karya selanjutnya. Juga bukan sekadar marka artistik sketsa yang (biasanya) hanya terdiri dari garis spontan yang dilakukan secara singkat dan tidak ada kegiatan memperindah baik dengan arsir, blok, atau warna. Sketsa saat ini telah jauh meninggalkan pakem itu, sehingga menjadi sebuah kegiatan yang menciptakan hasil karya dengan mengumpulkan semua teknik menggambar dan mengutamakan kesenangan. Kini semakin banyak kemungkinan media-media baru untuk menggambar sketsa, salah satunya media perwarnaan sketsa.

Bereksperimen dengan media perwarnaan sketsa, Nashir dan Kris mengajak para peserta mengeksplorasi copic, air brush, dan soft pastel. Media pewarnaan tersebut bisa menghasilkan karakter karya yang unik, simpel, dan praktis. Copic bisa diperkaya dengan menggabungkan teknik air brush. Selain itu, media pastel juga bisa menghasilkan efek-efek tertentu dengan teksturnya yang halus pada sketsa. Pastel dapat diaplikasikan secara simpel, baik yang bentuk bubuk maupun batangan. Keduanya bisa menghasilkan karakter warna dan goresan berbeda.

Dari eksplorasi media perwarnaan sketsa ini, Nashir dan Kris menekankan bahwa sketsa kini sudah tidak terpaku lagi dengan pakem sketsa zaman dahulu. Ini menyisakan pertanyaan bahkan perdebatan dalam diskusi maupun di kalangan awam yang hendak belajar dan mencari referensi mengenai sketsa terkini. Hal tersebut sekaligus memunculkan upaya redefinisi pemahaman mengenai sketsa kini.

 

*syf/desy/GNI