Press Release : Workshop Sketsa Bersama dan Diskusi di Tjolomadoe

 

Galeri Nasional Indonesia —Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan— mengemban tugas untuk memberikan layanan edukasi di bidang seni rupa, yang bertujuan untuk memberikan peningkatan wawasan kreativitas serta mengembangkan apresiasi seni rupa kepada masyarakat luas. Layanan edukasi tersebut dikemas dalam program bimbingan dan edukasi, baik yang dihelat di lingkungan Galeri Nasional Indonesia maupun di berbagai kota di Indonesia yang sebelumnya telah dilakukan di Jakarta, Serang, Sukabumi, Purwokerto, Malang,Tasikmalaya, Cimahi, Solo dan Bandung. Pada 2017, dilaksanakan kembali program bimbingan dan edukasi bertajuk “Workshop Sketsa Bersama dan Diskusi” di Pabrik Gula Tjolomadoe. Program ini merupakan bentuk dukungan Galeri Nasional Indonesia dalam kegiatan 156 De Tjolomadoe Now.

“Workshop Sketsa Bersama dan Diskusi“ diselenggarakan pada 9–10 Desember 2017. Pada hari pertama, 9 Desember 2017, para peserta berkesempatan menggambar sketsa sekaligus berdiskusi bersama para pakar sketsa yaitu Ipe Maáruf (Maestro Sketsa Indonesia), Daniel Nugraha (Sketcher), Lintang Rembulan (Arsitek dan Fotografer), serta Zamrud Setya Negara (Sketcher dan Motivator Edukasi Seni Rupa). Untuk memulai kegiatan ini, para peserta dibekali dengan peralatan menggambar sketsa yang difasilitasi Galeri Nasional Indonesia. Peralatan tersebut berupa clipboard berbahan kayu sebagai alas menggambar sketsa, kertas putih, serta alat tulis seperti spidol, ballpoint, lidi dan tinta cina, kuas, pensil warna, juga drawing pen. Para peserta bebas memilih peralatan yang dianggap nyaman untuk menggambar sketsa, kemudian bereksplorasi menentukan objek sketsa di sekitar Pabrik Gula Tjolomadoe. Hasil sketsa dari para peserta, beberapa diantaranya yang terpilih rencananya akan ikut dipamerkan dalam Pameran Hasil Workshop KamiSketsa GalNas pada 14–21 Desember 2017 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Pada hari kedua, 10 Desember 2017, diselenggarakan “Sketsa Bersama” Ipe Maáruf (Maestro Sketsa Indonesia), Daniel Nugraha (Sketcher), serta Zamrud Setya Negara (Sketcher dan Motivator Edukasi Seni Rupa). Kegiatan ini merupakan upaya Galeri Nasional Indonesia dalam menyediakan ruang edukasi interaktif yang ditujukan kepada publik, khususnya dalam bidang sketsa, karena publik mendapatkan kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam proses berkarya menggambar sketsa dengan merespon ruang-ruang publik. Tentu hal tersebut menjadi kesempatan berharga yang dapat menambah pengetahuan dan pengalaman serta untuk mengasah kreativitas.

Dituturkan Kepala Galeri Nasional Indonesia, Tubagus ‘Andre’ Sukmana, dengan digelarnya “Workshop Sketsa Bersama dan Diskusi” diharapkan dapat memunculkan inspirasi dan motivasi untuk terus mengasah kreativitas, khususnya menggambar sketsa. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong pewarisan keahlian seni rupa khususnya sketsa kepada generasi muda, sehingga seni rupa Indonesia semakin berkembang. Program juga diharapkan menjadi sarana agar publik dapat mengenal lebih dekat Galeri Nasional Indonesia tidak hanya sebagai wadah berpameran saja, melainkan juga sebagai ruang apresiasi dan berkreasi bagi publik.

 
Jakarta,  Desember 2017