Berita : Wujud dari Kerinduan Ugo Untoro

Pameran Tunggal Ugo Untoro “Rindu Lukisan Merasuk di Badan” resmi dibuka bersama-sama oleh Kepala Seksi Pameran dan Kemitraan Galeri Nasional Indonesia Zamrud Setya Negara, kurator pameran Hendro Wiyanto, dan Ugo Untoro beserta tim pada Jumat malam, 20 Desember 2019 di Galeri Nasional Indonesia. Pembukaan pameran ini pun turut dimeriahkan dengan penampilan Jason Ranti. Gelaran ini menutup sederet pameran sepanjang tahun 2019 di Galeri Nasional Indonesia sekaligus mengawali rangkaian pameran Galeri Nasional Indonesia tahun 2020.

Dalam pameran ini Ugo menampilkan 70-an karya yang dihasilkannya selama delapan tahun terakhir, di antaranya seri sleeping buddha, seri lukisan, seri hujan, versi baru dari lukisan gaya romantik, dan sebagainya. Termasuk karya-karyanya yang menceritakan pengalaman perjalanan pulang ke kampung halaman, karya yang menunjukkan kerinduan Ugo akan penanda awal karya keseniannya yaitu dua dimensi, kali ini ia mencoba kembali fokus mengenai lukisan.

Pameran yang dikuratori oleh Hendro Wiyanto ini memiliki judul yang terinspirasi dari judul lagu karya Ismail Marzuki “Rindu Lukisan Mata Memandang”. Melalui lirik pada lagu tersebut menjadi salah satu jalan menikmati karya-karya dalam pameran ini.

Menurut Hendro, pameran ini menunjukkan kesinambungan tata rupa dalam khazanah seni Ugo selama beberapa dekade berkarya. Tata rupa dalam khazanah karya Ugo datang dari prinsip-prinsip pencerahan dan penyederhanaan atas kesatuan yang utuh lengkap, kemudian menjadi bidang, warna, komposisi artistik, dan terutama corat-coret yang berhubungan dengan kebutuhan untuk memberi kesan, imaji, dan asosiasi simbolik tertentu.

Pameran Tunggal Ugo Untoro “Rindu Lukisan Merasuk di Badan” berlangsung di Galeri Nasional Indonesia, 20 Desember 2019 – 12 Januari 2020 di Gedung A Galeri Nasional Indonesia. Informasi mengenai pameran ini bisa dilihat di media sosial Galeri Nasional Indonesia atau Instagram @ugo.galnas.

*tnr/cki/gni