Berita : Menapaki Perjalanan 4 Dekade Dolorosa Sinaga

Seperti apa karya seorang Dolorosa Sinaga 40 tahun yang lalu? Pertanyaan tersebut mungkin bisa dijawab dengan menilik buku retrospektif sang seniman bertajuk Dolorosa Sinaga: Tubuh, Bentuk, Substansi yang baru diluncurkan di Ruang Serbaguna, Galeri Nasional Indonesia pada Jumat (31/01) lalu. Peluncuran buku tersebut juga bersamaan dengan acara pembukaan Kaleidoskop Pameran Instalasi “40 Tahun Aktivisme Seni Dolorosa Sinaga” yang digelar di Gedung B Galeri Nasional Indonesia.

Peluncuran buku dan pembukaan pameran ini diselenggarakan oleh Somalaing Art Studio, Galeri Nasional Indonesia (GNI), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dan IKJ Press. Dalam acara tersebut turut hadir juga Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid yang menunjukkan dukungan dan apresiasinya terhadap buku dan pameran Dolorosa Sinaga.

Buku Dolorosa Sinaga: Tubuh, Bentuk, Substansi merupakan rekam jejak Dolorosa sebagai seorang pematung perempuan serta aktivis hak asasi manusia. Buku ini merangkum empat dasawarsa perjalanan berkarya Dolorosa, yang dijabarkan dalam beberapa bagian. Mulai dari biografi seniman, arsip karya yang ditata secara sistematik dan tematik, esai yang telah ditulis mengenai Dolorosa dan karya-karyanya, serta sebuah arsip lengkap mengenai karya Dolorosa yang jumlahnya mencapai lebih dari 600 karya.

Dolorosa Sinaga: Tubuh, Bentuk, Substansi dieditori oleh Alexander Supartono dan Sony Karsono. Bagi Alexander bekerja dengan Dolorosa adalah sebuah kesempatan yang istimewa. Ia memuji sang seniman dengan keluwesan dan kebebasannya membiarkan para editor bekerja menyusun buku tersebut hingga memiliki isi yang komprehensif. Sementara itu Sony Karsono yang berlatar belakang sejawaran mengaku pengalamannya mengedit buku ini adalah sebuah tantangan tersendiri yang tak mungkin ia tolak. Menurutnya buku ini penting untuk dibaca oleh akademisi seni hingga orang yang baru saja mau belajar tentang seni, karena ada banyak sekali inspirasi yang bisa didapat, salah satunya adalah inspirasi dari perjuangan seorang Dolorosa menjadi sosok pematung utama wanita di Indonesia dengan karier yang cemerlang.

Melengkapi peluncuran bukunya, Dolorosa Sinaga juga menghadirkan Kaleidoskop Pameran Instalasi “40 Tahun Aktivisme Seni Dolorosa Sinaga” yang digelar di Gedung B lantai 1. Pameran ini mengulas beberapa karya dari Dolorosa Sinaga serta memaparkan momen dan jalur akademik Dolorosa. Pameran hadir di GNI mulai 31 Januari – 9 Februari 2020. Untuk informasi lebih lanjut mengenai rangkaian acara “Peluncuran Buku dan Pameran Dolorosa Sinaga: Tubuh, Bentuk, Substansi” bisa dicek di akun resmi media sosial GNI.

*cki/gni