Press Release : Sosialisasi Eksistensi GNI di Toraja Utara

 

Galeri Nasional Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengemban tugas dan fungsi antara lain mempublikasikan seni rupa kepada masyarakat luas dalam rangka meningkatkan kreativitas dan apresiasi masyarakat terhadap seni rupa di Nusantara. Langkah yang ditempuh selain mengenalkan eksistensi lembaga Galeri Nasional Indonesia secara luas di pelbagai daerah, Galeri Nasional Indonesia juga berupaya melaksanakan program dalam rangka mewadahi/memfasilitasi berbagai potensi seni rupa di berbagai daerah. Selama ini program tersebut telah diselenggarakan di Bangka (Bangka Belitung), Bengkulu, Palembang, Semarang, Bali, Kupang, Palangkaraya, Palu, Kendari, Ternate (Maluku Utara), Manado, Madura, Aceh, Mamuju (Sulawesi Barat), Lampung, Bontang (Kalimantan Timur), Kendari (Sulawesi Tenggara), Gorontalo, Banyuwangi (Jawa Timur), dan Kalimantan Utara.

Kali ini, Program Sosialisasi Eksistensi Galeri Nasional Indonesia kembali digelar dan akan sambangi Sulawesi Selatan, tepatnya di Aula Serbaguna Kantor Bupati Toraja Utara. Sosialisasi yang akan dilaksanakan pada 22 November 2017 mulai pukul 08.00 WITA ini merupakan hasil kerja sama Galeri Nasional Indonesia dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara dan Balai Pelestarian Cagara Budaya (BPCB) Makassar, Sulawesi Selatan. Tema yang diangkat adalah “Menumbuhkan Kreativitas & Apresiasi Seni Rupa Sebagai Media Pendidikan Karakter”.

Program Sosialisasi ini menghadirkan Tubagus ‘Andre’ Sukmana (Kepala Galeri Nasional Indonesia) dan Rizki Akhmad Zaelani (Dosen ITB, Kurator Galeri Nasional Indonesia) sebagai narasumber, serta Jenni Sakka, M.Si (Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara) selaku moderator. Sebagai pesertanya adalah sekitar 80 orang yang merupakan para perupa, praktisi seni rupa, komunitas seni rupa, dan guru seni budaya di Toraja Utara.

Melalui penyelenggaraan Program Sosialisasi di Toraja Utara ini, Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus ‘Andre’ Sukmana berharap eksistensi Galeri Nasional Indonesia semakin dikenal masyarakat luas. Selanjutnya, diharapkan pula munculnya sinergi positif antarlembaga budaya yang mampu menumbuhkan, mewadahi, dan mendorong daya kreativitas serta apresiasi seni rupa sebagai media penguatan pendidikan karakter. Selain itu, secara tidak langsung motivasi seni rupa ini juga beiringan dengan perkembangan sektor wisata Toraja Utara yang kental dengan tradisi dan budaya, khususnya dalam mengembangkan industri kreatif.

“Semoga Program Sosialisasi seperti ini mampu menyumbang pengetahuan seni rupa dan ekosistemnya sekaligus memfasilitasi perupa, komunitas, guru, serta praktisi seni budaya di Toraja Utara dan sekitarnya agar dapat tetap eksis berkarya dan terus mengembangkan kreativitasnya,” papar Tubagus. Program serupa seperti ini selanjutnya akan terus digelar di pelbagai kota lain di Indonesia untuk meningkatkan daya kreativitas dan apresiasi publik terhadap karya seni budaya bangsa Indonesia.

###